Aktualisasi Hari Bumi Dunia Jhonlin Group

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Lebih dari 175 Negara di dunia memperingati hari Bumi sejak tahun 1970. Hari Bumi dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson yang juga seorang pengajar lingkungan hidup di negaranya. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran apresiasi manusia terhadap tanah yang ditapakinya untuk dapat bertahan hidup.

Jhonlin Group, Kalimantan Selatan, Batulicin, h isam, Hari Bumi, SHE
PBB sendiri memilih tanggal 20 Maret saat dimana matahari tepat diatas khatulistiwa sebagai peringatan Hari Bumi. Ini mengacu pada ide “hari bagi orang-orang Bumi” yang dicetuskan aktivis perdamaian John McConnell. Hari yang lebih dikenal sebagai “Hari Bumi Equinoks” ini diperingati PBB setiap tahunnya sejak 21 Maret 1971. Namun PBB juga mengakui tanggal 22 April sebagai hari bumi yang dilaksanakan secara global. PBB secara resmi merayakan tanggal 22 April sebagai “International Mother Earth Day“.

Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet Bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini. Pelaksanaannya di seluruh dunia dikoordinasi oleh Earth Day Network’s, sebuah organisasi nirlaba beranggotakan berbagai LSM di seluruh dunia. Gaylord Nelson sebagai penggagas Hari Bumi memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup untuk masuk dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Memberikan pengetahuan tentang lingkungan bagi pelajar dan mahasiswa. Gagasan ini kemudian mendapat dukungan luas, bukan hanya di benua Amerika, bahkan ke seluruh dunia. Dukungan ini mencapai puncaknya pada tanggal 22 April 1970. Saat itu sejarah mencatat jutaan orang turun ke jalan, berkumpul dan memadati Fifth Avenue di New York untuk memperingati Hari Bumi. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta manusia turun ke jalan tanggal 22 April 1970.

PT. Jhonlin Baratama, Site Satui, Sungai Danau

Jhonlin Group sebagai Holding Company dari unit usaha yang bergerak diberbagai bidang usaha, salah satunya bidang kontraktor pertambangan batu bara melalui unit usaha PT. Jhonlin Baratama.

Jhonlin Group, Kalimantan Selatan, Batulicin, h isam, Hari Bumi, SHE
Sebagai komitmen Jhonlin Group dalam bidang lingkungan, SHE Jhonlin Group telah melakukan manifestasi sebagai bukti konkrit pertanggung jawaban terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berpotensi merusak lingkungan. Rully Rozano selaku Group Corp SHE Jhonlin Group menekankan, “Setiap area kerja tambang PT. Jhonlin Baratama kami usahakan agar pemanfaatannya dapat difungsikan dan memiliki daya guna bagi perusahaan, pemerintah dan masyarakat”. Selain menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan, isu lingkungan merupakan topik utama SHE Jhonlin Group di seluruh area kerja Jhonlin Group.

Salah satu kontiniti kegiatan yang dilakukan PT. Jhonlin Baratama dalam komitmen mendukung pengelolaan lingkungan adalah dengan pentaatan LB3 dan pengujian lingkungan kwalitas udara, tanah, air dan kebisingan. Wahyu Hidayat Group Enviro SHE JG mengatakan “Kita melakukan pengelolaan lingkungan dengan pembangunan kolam kompartemen untuk pengelolaan limbah cair, agar limbah tidak
langsung dibuang ke media lingkungan, sesuai dengan baku mutu limbah cair. Jika limbah cair sesuai dengan baku mutu, maka dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, jika tercemar maka akan dilakukan treatment seperti penetralan air apabila air tersebut memiliki kadar keasaman yang tinggi, kemudian dikelola kekeruhannya (tingkat keasamannya) hingga sesuai dengan baku mutu (sebelum dibuang ke media lingkungan ataupun perairan umum)”. Pengelolaan ini telah tertuang dalam Peraturan Gubernur Kalsel No.36 Tahun 2008.

Hari Bumi di PT. Jhonlin Baratama, SITE SATUI, Sungai Danau

Enviro Section Jhonlin Group melakukan kegiatan revegetasi atau penanaman kembali di area bekas tambang Site Satui Sungai Danau, lebih kurang 8 Ha area yang di revegetasi.

Tahap pertama dilaksanakan di akhir bulan Maret 2014. Revegetasi dengan penanaman 6672 bibit tanaman dengan metode penanaman 3X4 M. Bibit yang akan ditanam diantaranya buah-buahan sebanyak 10%, tanaman lokal 40%, dan 50% bibit tanaman fast growing atau jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, seperti Sengon, Trembesi, dan Mahoni. Hal ini telah masuk dalam agenda kerja Enviro Section Jhonlin Group, seperti yang diutarakan oleh Wahyu Hidayat. Selain itu, Enviro Section Jhonlin Group diarea kerja PT. JB site Satui Sungai Danau juga secara berkelanjutan melakukan monitoring terhadap tanah pucuk (Top Soil) yang nantinya akan digunakan kembali untuk penanaman kembali area pasca tambang atau saat melakukan revegetasi. Menurut Wahyu Hidayat lagi, Enviro Section Jhonlin Group untuk project PT. JB site Satui, Sungai Danau juga melakukan analisa dan pengujian terhadap air, pengujian kualitas udara dan tingkat kebisingan, pengujian tanah. Pengujian dengan mengambil sample dan pengujian di beberapa titik atau lokasi, seperti:

Jhonlin Group, Kalimantan Selatan, Batulicin, h isam, Hari Bumi, SHE
Pengujian air limbah cair, dilakukan pengujian di 3 tempat atau area;

1.Pengujian dilakukan di outlet settling pond
2.Pengujian di area hulu sungai (perairan masyarakat)
3. Pengujian di area hilir sungai (perairan masyarakat)

Jhonlin Group, Kalimantan Selatan, Batulicin, h isam, Hari Bumi, SHE
Pengujian kwualitas udara dan kebisingan, dilakukan di 3 tempat;

1. Area kerja workshop, pengujian terhadap kebisingan genset maupun mesin yang berpotensi memiliki tingkat kebisingan serta polusi udara.
2. Pemukiman sekitar penduduk yang berdekatan dengan area kerja.
3. Pengujian kebisingan di jalan angkut (Hauling) yang memiliki potensi debu dan pencemaran udara kainnya.

Jhonlin Group, Kalimantan Selatan, Batulicin, h isam, Hari Bumi, SHE
Pengujian kwalitas tanah, dengan mengambil sample tanah dari 3 lokasi:

1. Pengambilan sample tanah di area pit tambang
2. Pengambilan sample tanah di spoil dump / soil stock
3. Pengambilan sample tanah disekitar wilayah tambang atau di luar area
tambang.

Share.

Comments are closed.