Ergonomi Mempengaruhi Performa Karyawan dan Produktivitas Perusahaan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

jhonlin group, SHE, Basic K3, Ergonomi, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan SelatanSalah satu penyebab kecelakaan kerja yakni tidak terciptanya keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, cara kerja, proses kerja serta lingkungan kerja.

Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan dan kecelakaan akibat kerja dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Antisipasi ini harus dilakukan dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja salah satunya dengan mengetahui manfaat dan pengendalian ergonomi di tempat kerja seperti yang dilakukan SHE Jhonlin Group.

Upaya-upaya peningkatan pengetahuan dibidang K3LH secara terus menerus dilakukan melalui pelatihan secara rutin. Salah satunya dengan training Ergonomi yang dilaksanakan TDS SHE Jhonlin Group yang diikuti 23 orang dari berbagai department di Jhonlin Group, Rabu 27 September 2017.

Peserta sangat antusias beberapa pertanyaan kerap kali disampaikan disela-sela penyampaian materi. Selama sehari karyawan diajarkan seputar ruang lingkup ergonomi meliputi Definisi, Pilar-pilar ergonomi, Hubungan ilmu lain dengan ergonomi, Manfaat dan fungsi ergonomi, Langkah-langkah mencapai kondisi kerja ergonomi, Sumber-sumber bahaya ergonomi,  Penyakit yang ditimbulkan ergonomi serta Pengendalian ergonomi di tempat kerja.

jhonlin group, SHE, Basic K3, Ergonomi, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan SelatanTidak hanya Joko Fery Yanto S.K.M dari TDS SHE JG yang memaparkan seputar Ergonomi,  Muhammad Irwan Paramedic SHE juga menambahkan beberapa materi seputar ruang lingkup Ergonomi. Menurut Muhammad Irwan, “Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran pengamatan ergonomi ialah manusia pada saat bekerja dalam lingkungan,”

Ia menambahkan, itu sebabnya dengan memahami ergonomi dapat mengurangi potensi kecelakaan kerja, mengurangi kesakitan dan meningkatkan produktivitas, efektivitas dan efisiensi yang setinggi tingginya melalui pemanfaatan sumber manusia yang optimal.”

Joko Fery Yanto S.K.M juga menambahkan “Budaya K3 harus terus menerus ditingkatkan oleh perusahaan. Penerapan Ergonomi di tempat kerja bertujuan agar pekerja saat bekerja selalu dalam keadaan sehat, nyaman, selamat, produktif dan sejahtera. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, perlu kemauan, kemampuan dan kerjasama yang baik dari semua pihak.”

“Diharapkan setelah mengetahui ruang lingkup ergonomi, karyawan dapat menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian terhadap dirinya dan perusahaan serta terciptanya keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, cara kerja, proses kerja dan lingkungan kerja sehingga produktivitas kerja semakin meningkat dan berefek kepada kemajuan perusahaan.”

jhonlin group, SHE, Basic K3, Ergonomi, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

jhonlin group, SHE, Basic K3, Ergonomi, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Share.

Comments are closed.