Menyulap akar kayu menjadi pajangan menarik

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Batulicin, Jhonlin Group, Jhonlin Meuble

Manfaatkan rerimbunan akar bekas menjadi sebuah pajangan yang menarik. Mendengar istilah barang bekas pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita, terbayang dan terlintas dalam benak kita berupa tumpukan barang bekas yang tidak sedap dilihat. Barang bekas diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Limbah batang dan akar kayu yang selama ini tidak dimanfaatkan, tapi ditangan pengerajin Jhonlin Group divisi meubel disulap menjadi sebuah pajangan serta ukiran yang menarik.

Akar kayu yang dipergunakan kebanyakan jenis akar kayu akasia. Selain itu, juga akar kayu jenis mahoni, beringin, bunut dan sebagainya. Dengan memanfaatkan akar kayu ini, berbagai jenis kerajinan bisa dibuat mulai dari kursi, sekat ruangan dan aksesoris ruangan. Bentuknya pun beraneka ragam, bahkan masih mempertahankan bentuk alaminya sekalipun. Memang, bagi masyarakat awam, melihat rongsokan akar kayu, mungkin berpikir sampah dan hanya bisa dijadikan kayu bakar saja. Namun ditangan para perajin di Jhonlin group divisi Meubel, rongsokan akar-akar kayu itu, justru bisa dirubah menjadi kerajinan yang unik dan arstistik dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Proses pengerjaannya ternyata cukup sederhana. Para pengerajin hanya perlu berbekal pahat dan pisau saja dan memerlukan ketrampilan khusus untuk mengerjakan kerajinan ini. Yang di perlukan adalah keulten dan kesabaran. Sebab, akar kayu hanya dikelupas di bagian kulitnya tanpa mengubah bentuk aslinya. Agar lebih menarik, bongkahan akar kayu ini, dihaluskan dengan cara diamplas. Kata Nova C Manager Jhonlin Group divisi meubel. Menurut para perajin, semakin tua usia akar pohon yang dipergunakan, maka akan semakin bagus kualitas kerajinan yang dihasilkan. Hanya saja para pengerajin kerap terkendala minimnya bahan baku yang tersedia.

Share.

1 Comment