WIRE ROPE dan RIGGING

Batulicin, Riging Pertambangan

Bagi tim mekanik dan operator yang setiap hari bekerja di pertambangan dan workshop ataupun marine untuk wire rope dan alat rigging bukan barang baru dan sudah tidak asing lagi, rigging banyak terdiri dari beraneka macam dan kegunaannya, yang membedakannya hanyalah penyebutan namanya saja yang berbeda.

Wire Rope adalah tali baja yang terbuat dari beberapa wire yang dipilih membentuk strand, lalu beberapa strand tersebut dipilih mengelilingi core untuk membentuk wire rope.
Semakin banyak jumlah wire didalam strand membuat ukuran individual wire lebih kecil sehingga wire rope lebih flexible, sebaliknya semakin sedikit jumlah wire di dalam strand membuat ukuran wire menjadi lebih besar sehingga wire rope menjadi lebih kaku. Wire Rope yang flexible mempunyai daya tahan terhadap tekukan yang baik sehingga cocok digunakan pada crane. Wire rope dengan ukuran individual wire yang besar mempunyai ketahanan terhadap gesekan yang baik sehingga sesuai digunakan untuk menarik. Selain wire rope ada barang lainnya yang sering kita gunakan yaitu shackle (segel) di marine banyak digunakan  untuk menyambung sling dan tali untuk menarik tongkang. Stevedoring company shackle (segel) biasanya digunakan untuk menyambung sling saat mengangkat alat berat (Heavy Equipment).

Berikut ini beberapa jenis barang rigging dan kegunaannya yaitu :

Shackle (segel) adalah alat serba guna yang banyak dipakai untuk menyambung alat yang satu ke alat lain. Segel banyak dipakai untuk menyambung sling.

Wire Clip (klem seling atau kuku macan) digunakan untuk membuat mata pada wire rope atau kawat sling.

Turnbuckle (jarum keras atau spanskrup) digunakan untuk mengatur ketegangan sling baik sling rantai maupun sling wire rope.

Hammerlock atau Connecting Link (segel kupu kupu atau sambungan rantai) berfungsi untuk menyambung mata rantai ke alat lain seperti segel, ring atau hook.

Ring berfungsi menyatukan kaki sling untuk aplikasi mengangkat (lifting). Bisa digunakan untuk wire rope sling, chain sling, maupun webbing sling.

Hook (ganco atau kait) berfungsi untuk mengkait barang yang akan diangkat.

Socket diterminasi di ujung wire rope sehingga wire rope tersebut dapat disambung dengan rigging lain.

Loadbinder (kancip) berfungsi untuk mengencangkan rantai atau wire rope pada aplikasi mengikat (lashing).

Tips agar wire rope alat rigging lebih awet dan tahan lama:
–    Lubrikasi pada wire rope serta alat rigging berfungsi mencegah karat dan mengurangi gesekan antar strand dan wire didalam wire rope sehingga memperpanjang usia.
–    Biasakan  menyimpan didalam gudang terlindung dari hujan dan panas matahari sehingga bebas dari karat.
–    Agar terawat selalu menyiapkan menggunakan Coiling Machine khusus sehingga mengurangi pasir dan kerikil serta kadar air laut yang menempel dipermukaan membuat usia wire rope dan peralatan rigging lebih awet.
–    Bila kondisi Wire rope dan perlengkapan rigging dalam keadaan cacat maka keselamatan kerja terganggu saat bekerja,dan bisa berakibat fatal.

Text oleh : Risandy Husein, Manager Operasional, PT. Jhonlin Marine Lines