Yusdar Umar, Direktur Operasional PT. Jhonlin Marine Trans

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Jhonlin Group

Si Raja Panco Bberhati Nyaman. “Hal yang paling berkesan dari almarhumah Ibu saya adalah, beliau selalu mengajarkan kepada kami anak-anaknya untuk memperlakukan orang lain dengan baik, saling menghargai dan menghormati. Pernah suatu ketika, saat saya masih kecil, rumah kami kedatangan tamu. Tamu yang tidak kami kenal. Tamu yang membutuhkan pertolongan yang kebetulan singgah di desa kami. Ibu saya mengajak semua tamu untuk makan, padahal makanan di rumah kami tinggal sedikit, ibu saya berkata, “biarkanlah tamu kita yang makan duluan, mereka lebih membutuhkan daripada kita, kita nanti bisa buat lagi, “kejadian itu tidak pernah saya lupakan”, Ujar Yusdar Umar, pria paruh baya berperawakan besar yang lebih akrab disapa Bang Yus. Kesan yang sangat mendalam tertanam dalam diri Bang Yus atas kekagumana beliau terhadap almarhumah ibunda tercintanya. Kejadian itu mengajarkan banyak hal bagi bang Yus hingga saat ini, “saya selalu berusaha berbuat baik kepada orang lain, berbuat baik dengan ikhlas, setidaknya dengan hanya bersikap ramah minimal, dan hal itu juga tertanam dalam diri saudara-saudara saya yang lain,” ujar Bang Yus menjelaskan.

Kampung halaman Bang Yus adalah salah satu Pulau di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang banyak diburuoleh turis lokal dan manca negara; Banda Naira. Tempat Bung Hatta dan Sjahrir serta beberapa pemikir dan pendiri bangsa mengonsep negara kesatuan Indonesia di tengah pengasingan mereka. Dari pulau kecil di timur Indonesia inilah Bang Yus bersama 9 orang saudara lainnya dilahirkan. Bang Yus adalah anak ke-4 dari 10 saudara. Istri dari Rini Kirana (45 Thn) dan ayah dari 3 orang anak-anak kesayangannya; Abdi Yusdar Umar, Nadia Thalitha dan Rafa khalila Putri Naira.

Memiliki kegemaran utak-atik mesin. Mesin apa saja. “Ayah saya dulu seorang Mekanik di Sorong, Irian Jaya, saya suka sekali perhatikan beliau bekerja, makanya saya juga kebawa-bawa jadi hobi mengutak-atik mesin, mulai dari Mobil, Motor, Kapal, pokoknya mesin apa saja deh”, ujarnya terkekeh. Hobi lainnya yang beliau tekuni adalah Olahraga, Fitness, Beladiri, Diving dan Panco. Dari ke-3 hobi olahraga ini, Bang Yus tidak pernah hanya sekedar hobi, beliau benar-benar menekuninya. Baiklah, coba kita ulik sedikit tentang hobi olahraga Bang Yus dibidang olahraga ini;

Fitness:
Olahraga ini telah ditekuni beliau sejak bertahun yang lalu, terlihat dari postur tubuhnya. Beliau juga-lah pencetus didirikannya Jhonlin Fitness Centre di area Ruko Perum Jhonlin Indah, Batulicin. Sebagai bentuk keseriusannya dibidang olahraga yang satu ini.

Diving:
Bang Yus bersama rekan-rekan lainnya yang memiliki kesamaan hobby, telah menyelami beberapa laut di Indonesia, seperti di Pulau Komodo, Pulau Kapoposang, dan tempat menyelam yang paling berkesan bagi beliau adalah kampung halamannya sendiri, “dari semua laut yang saya pernah selami, laut di pulau Banda Naira yang sangat berkesan bagi saya, keindahan alam bawah lautnya, terumbu karang dan ragam ikan yang mendiami laut Banda Naira sangat menakjubkan bagi saya”, ujarnya. Bang Yus menambahkan, “selain itu, kami pernah dari Jakarta bersama beberapa teman menggunakan kapal menuju Banda Naira hanya untuk satu tujuan, Diving. Perjalanan yang sangat jauh kala itu”.
Panco:
Jika anda masih ingat salah satu program acara televisi di Indosiar; Duel Panco Indosiar dalam rentang waktu tahun 2002 hingga 2004. Pasti anda juga mengenal karakter Algojo berpakaian hitam dengan kepala yang dikerudung hitam juga, karakter Algojo sebagai Master Panco di program Duel Panco Indosiar. Tidak ada petarung panco yang bisa mengalahkan sang Algojo. Tokoh dibalik kostum hitam Algojo abad pertengahan itu adalah Yusdar Umar. Sesekali digantikan oleh Ade Rai.

“saya menggeluti panco sejak tahun 1993 hingga 2004, saat itu saya sering menjuarai kejuaraan panco dari taraf panco yang diadakan di Bar atau Pub, hingga tingkat Nasional, pialanya banyak banget dirumah saya. Bahkan sekitar tahun ’98-an, saya tidak diperbolehkan lagi mengikuti kejuaraan panco. Jadi kalo saya ikut lomba, ‘ga ada peserta yang ikut, karena mereka tau, pasti saya yang akan menang, saat itu saya juga digelari sebagai si Raja Panco”, ujar bang Yus mengenang. “Makanya begitu Indosiar bikin program acara Duel Panco Indosiar, saya langsung ditawari untuk bergabung diacara tersebut”, Bang Yus menambahkan.

Dan, jika anda memperhatikan salah satu iklan komersil minuman pembangkit energy Panther ditahun 1996. Di iklan minuman tersebut digambarkan dua orang petarung panco yang sedang adu kekuatan. Kedua orang itu adalah Ade Rai dan Yusdar Umar.

Yusdar Umar. Pria berperawakan besar dengan segudang prestasi Olahraga. Direktur Operasional PT. Jhonlin Marine Trans. Penggagas berdirinya Jhonlin Fitness Centre. Adalah pria ramah yang selalu tersenyum dan menghargai semua orang yang berada disekelilingnya tanpa pandang bulu. “Berbuat baik bagi orang lain adalah suatu keharusan. Bahagia melihat orang lain bahagia adalah kebahagiaan bagi diri kita yang didapat dari hal sederhana, dan itu sangat penting bagi kita”, Bang Yus berpesan.

Share.

4 Comments

  1. Saya sangat bangga dengan prestasi Bang Yus, baik di bidang olahraga,technic,krn Bang Yus salah satu perantau yg cukup sukses & cukup dikenal oleh masyarakat Bandaneira khususnya&masyarakat Maluku Umumnya,harapan saya Bang Yus bs mnjdi Inspirator bgi kita Anak Bandanaira. by: Juanda

  2. Sekarang Bang Yus punya hobby baru yang ngga kalah hebatnya, Speed Offroad menggunakan Polaris..! Bravo Bang Yus atas penampilan perdasnanya yg langsung mendapat predikat juara..!