Tingkatkan Kompetensi Karyawan, PT. Jhonlin Baratama Mengikuti Training POP dan POM

Sebanyak 36 orang karyawan PT. Jhonlin Baratama dan 6 orang karyawan sub-contractor PT. Jhonlin Baratama mengikuti uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Pengawas Operasional Pertama (POP) dan Pengawas Operasional Madya (POM) di Hotel Amaris Banjarmasin, Senin, 2 Desember 2019.

Uji kompetensi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengawas tambang, agar memahami tugas dan tanggung jawab serta mendukung program pemerintah menuju sumber daya manusia unggul.

Selain meningkatkan kompetensi karyawan yang bertugas sebagai pengawas operasional pertambangan, uji kompetensi ini juga sebagai pembuktian bahwa para pengawas pertambangan PT. Jhonlin Baratama adalah karyawan yang memiliki kompetensi mumpuni dalam bidangnya. Seperti yang disampaikan oleh Basma Arfei Pratama Sf, selaku Trainer Diklat POP dan POM PT. Jhonlin Baratama.

“Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi pengawas sebagai pengawas tambang, agar memahami tugas dan tanggung jawab serta juga untuk mendukung program pemerintah menuju sumber daya manusia unggul.” Terang Basma dari PT. Jhonlin Baratama.

Jhonlin Group, JhonlinMagz, PT. Jhonlin Baratama, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Basma juga menambahkan “Intinya juga (uji kompetensi_red) untuk mendapatkan Kartu Pengakuan dari Badan Nasional sertifikasi Profesi, sebagai pengawas yang berkompeten di bidangnya” tegasnya.
Basma juga berharap, semakin banyak pengawas yang kompeten dan mengetahui tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas terutama tentang Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, tentunya akan turut serta menurunkan angka kecelakaan bahkan menghilangkan potensi bahaya kecelakaan itu sendiri, semakin banyak yang paham akan semakin menunjang produktivitas di suatu perusahaan, selain itu, hal ini juga merupakan tuntutan pemrintah sebagai perusahaan yangg taat hukum.” Jelas Basma

Sementara itu, Efgar W Santos, Manager HSE PT. Jhonlin Baratama juga menyampaikan harapan yang senada, “Semoga semua karyawan PT. Jhonlin Baratama dapat lulus dalam uji kompetensi ini dan menyandang predikat ‘Kompeten’, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja pertambangan dan menularkan ilmu yang telah mereka miliki kepada karyawan lainnya, sehingga tidak ada lagi kecelakaan yang berdampak baik bagi karyawan, keluarga karyawan ataupun nama baik perusahaan” tutup Efgar.