
Batulicin – Jhonlin Badminton Club (JBC) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan merebut 5 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu dalam ajang Liga Banua Kalsel X Aditya Tournament 2025 yang berlangsung di GOR Aditya, Barito Kuala, pada 10–13 September 2025.
Kejuaraan ini mempertandingkan nomor tunggal dan ganda dari berbagai kelompok usia, mulai U-9 hingga U-15 putra dan putri, dengan diikuti klub-klub bulutangkis terbaik se-Kalimantan Selatan.
Dari hasil pertandingan, Jhonlin Badminton Club berhasil membawa pulang 5 medali emas (tunggal pra usia dini putra, tunggal pra usia dini putri, tunggal anak-anak putra, tunggal pemula putri, serta salah satu nomor ganda), 2 medali perak (tunggal anak-anak putri dan ganda pemula putra), serta 4 medali perunggu (tunggal anak-anak putri, tunggal taruna putra, ganda pemula putri, dan ganda anak-anak putri).
Dengan hasil tersebut, JBC berhasil menjadi Juara Umum pada turnamen Liga Banua Kalsel X Aditya Tournament 2025
Manager Official sekaligus Kepala Pelatih JBC, Noor Akhmadi, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya.
“Prestasi ini adalah buah dari latihan intensif dan kedisiplinan anak-anak. Bukan hanya teknik yang kami latih, tapi juga mental bertanding dan sportivitas. Lima emas ditambah raihan perak dan perunggu ini membuktikan konsistensi JBC dalam mencetak atlet muda berbakat. Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh Jhonlin Group dan EAS Group yang selalu hadir memberikan fasilitas, motivasi, serta kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang. Dukungan ini sangat berarti bagi kemajuan bulutangkis di Tanah Bumbu,” ujarnya.
Pembina JBC, A.G. Hartantono, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak.
“Keberhasilan JBC adalah kerja sama antara pelatih, orang tua, dan para atlet sendiri. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus membina atlet muda, karena bulutangkis bukan hanya soal medali, tapi juga membangun karakter dan semangat juang,” katanya.
Selain JBC, beberapa klub lain juga tampil dominan, seperti AIC Famindo yang meraih empat emas, Pendowo Banjarbaru dengan tiga emas, serta Putera Bunyamin yang mengoleksi tiga emas. Persaingan ketat ini menunjukkan perkembangan bulutangkis Kalimantan Selatan yang semakin kompetitif.
Dengan hasil membanggakan ini, JBC kian memantapkan diri sebagai salah satu klub bulutangkis potensial di Kalsel yang konsisten melahirkan atlet berprestasi sejak usia dini.






