Menuju Perusahaan Berbudaya K3 melalui Leadership on Safety

Leadership merupakan sesuatu yang dimulai dari atas ke bawah. Pemimpin berbeda dengan manager, manager merupakan kedudukan jabatan dalam suatu organisasi yang mengurus segala aspek manajerial. Tidak semua manager bisa menjadi pemimpin, namun pemimpin yang baik harus mampu melakukan aspek manajerial. Dalam aspek K3 semua pihak di semua area perusahaan memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, karena kepemimpinan terkait dengan cara pandang dan sikap pemimpin terhadap segala aspek yang menjadi tanggung jawabnya.

Batulicin, SHE_People Development, Jhonln Group
Kesuksesan dalam bidang keselamatan ditentukan oleh beberapa hal diantaranya kesa-daran akan pentingnya safety bagi diri sendiri, mengetahui bahaya setiap pekerjaan serta ling-kungan tempat bekerja dan Adanya Leadership on Safety. Inilah yang dilakukan SHE Jhonlin Group dengan menggelar pelatihan Leadership on safety pada tanggal 17 April 2013 di ruang meeting Jhonlin Group yang melibatkan se-mua unit usaha Jhonlin Group beserta bebera-pa sub cont.

Training diikuti sekitar 32 orang dari se-mua unit usaha yang tergabung dalam Jhonlin Group. Selama sehari para peserta diajarkan bagaimana dan seperti apa pemimpin yang baik khususnya di aspek K3. Rully Rozano Manager SHE Jhonlin Group sekaligus trainer pada hari itu mengungkapkan, “Leadership on safety itu sendiri sebagai jembatan antara departemen safety dan seluruh karyawan di setiap departemen dan unit usaha. Lahirnya leadership on safety berawal dari peraturan perundangan yang berbunyi bahwa setiap pengawas memilki tanggung jawab atas orang-orang atau karyawan di bawah tanggung jawabnya. Dengan lahirnya leadership di setiap unit, maka pelaksanaan program K3 lebih cepat, baik dan terukur. Selain itu penerapan leadership on safety dilakukan dengan menetapkan terget safety dalam tiap departemen untuk dapat melakukan analisa terhadap perkembangan atau grafik perfom safety di tiap departemen masing-masing sebagai penanggungjawab safety”.

Batulicin, SHE_People Development, Jhonlin Group
Pada pelatihan ini para peserta diajarkan bagaimana berperilaku safety saat berada di area kerja masing-masing, Bagaimana menjadi leadership on safety, risk and hazard, konsep 3C (Confidence, Competence, Character), Apa itu Good Leadership, Behavior Based Safety, peran dan tanggung jawab leader.

Seperti yang dikatakan Rully Rozano Manager SHE Jhonlin Group disela-sela pelatihan, “Semoga dengan mengikuti pelatihan ini, kita mampu menciptakan pemimpin di bidang safety di unit masing-masing, dimana mereka bukan berasal dari orang safety dan yang paling penting para peserta training ini dapat mengimplementasikan apa yang didapatkannya serta membudayakan keselamatan dan kesehatan kerja di area tempat kerja masing -masing”, ditambahkannya “Keberhasilan training ini ketika disetiap unit dapat melahirkan para leadership baik di departemen atau unit masing-masing. Selain itu keberhasilan ini membutuhkan campur tangan dan dukungan top managemen yang ada baik dukungan dalam bentuk investasi waktu, uang dan komunikasi”.

Salah satu peserta pelatihan Amirullah dari PT. Dua Samudera Perkasa menuturkan, “Ini pertama kalinya saya mengikuti Leadership on safety dengan beberapa unit usaha lainnya. Semoga dengan mengikuti pelatihan ini dapat memberikan gambaran tentang leadership dan safety leadership, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya safety leadership dan kami bisa mengaplikasikan safety leadership di area kami”.