
Tanah Bumbu – Rasa lega dan syukur terpancar dari raut wajah para orang tua saat menyaksikan anak-anak mereka mengikuti khitanan massal yang digelar Jhonlin Group, Sabtu (2/8/2025), di MAKO JSS, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sebanyak 90 anak dari berbagai daerah sekitar Batulicin mengikuti kegiatan sosial tersebut secara gratis.
Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jhonlin Group ini mendapat dukungan penuh dari sejumlah anak usaha seperti PT Dua Samudera Perkasa (DSP), Jhonlin Marine Lines (JML), Batulicin Beton Aspal (BBA), dan Borneo Marine Service (BMS). Khitanan massal ini juga menggandeng Klinik Simpang dan Baznas Kalimantan Selatan sebagai mitra pelaksana.
Tak hanya menyediakan layanan sunat gratis, para pendamping dan orang tua peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. Tim medis dari PT Ehsan Agro Sentosa (EAS) melayani pengecekan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah di lokasi acara.
Bagi sebagian orang tua, program ini menjadi solusi dari mahalnya biaya sunat yang kerap menjadi kendala. Ita Purnamawati, warga Desa Sukamaju, mengaku sangat terbantu. “Anak saya senang ikut sunatan massal ini. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Senada disampaikan Yusran, warga Pelajau, yang menyebut acara ini membuat anak-anak lebih berani karena dilakukan bersama-sama. “Kalau begini kan ramai-ramai, anak-anak jadi lebih mau. Harapan kami, Jhonlin terus adakan kegiatan ini,” katanya.
Ucapan syukur juga disampaikan Muhammad Akbar, orang tua dari Muhammad Ramli, peserta dari Pagatan. “Acara ini sangat membantu keluarga peserta yang penghasilannya pas-pasan. Terima kasih Jhonlin Group, semoga terus berjaya dan bermanfaat bagi masyarakat.”
Ketua pelaksana kegiatan, Ali Khalid Atmanagara, menyebut program ini lahir dari keprihatinan atas tingginya biaya khitan. “Kami berharap tahun-tahun berikutnya bisa menjangkau lebih banyak peserta,” ungkapnya.
Acara diakhiri dengan penyerahan bingkisan kepada anak-anak dan plakat penghargaan kepada Klinik Simpang sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.






