Home NEWS Tingkatkan Mutu Pelayanan, RS Marina Permata Gelar Pelatihan Service Excellence Bagi Seluruh...

Tingkatkan Mutu Pelayanan, RS Marina Permata Gelar Pelatihan Service Excellence Bagi Seluruh Karyawan

3
0

Tanah Bumbu – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat kompetensi sumber daya manusia, Rumah Sakit Marina Permata Batulicin menggelar Pelatihan Service Excellence dan Capacity Building bagi seluruh karyawan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari komitmen RS Marina Permata dalam meningkatkan kualitas pelayanan tersebut dilaksanakan secara bertahap dalam 8 batch dengan total peserta 340 orang. Pembagian kegiatan menjadi delapan batch dilakukan untuk memastikan seluruh karyawan memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan secara optimal, sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan rumah sakit kepada pasien.

Pelaksanaan pelatihan secara bertahap juga menjadi bagian dari strategi manajemen dalam mengembangkan kompetensi karyawan tanpa mengganggu operasional pelayanan. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif, sementara pelayanan kepada pasien tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Pelatihan dibuka pada Sabtu (19/9/2026) di Pantai Jo Cemara, Pulau Salak, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, sekaligus menandai pelaksanaan batch pertama yang di ikuti sebanyak 46 peserta.
Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Jhonlin Institute sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi karyawan dan kualitas pelayanan kepada pasien.

Direktur RS Marina Permata, dr. Masliani menyampaikan bahwa program tersebut telah direncanakan pada tahun 2025. “Ini merupakan batch pertama dari delapan batch yang direncanakan. Kami ingin seluruh karyawan Rumah Sakit Marina Permata mendapatkan pemahaman mengenai Service Excellence, karena kemampuan pelayanan merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki seluruh karyawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menurutnya, pelayanan prima bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berhadapan langsung dengan pasien. Seluruh karyawan, baik tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga administrasi maupun tenaga penunjang, memiliki peran dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang baik bagi pasien dan keluarga. “Setiap karyawan memiliki kontribusi terhadap mutu pelayanan rumah sakit. Mulai dari pasien datang, mendapatkan pelayanan, hingga menyelesaikan proses pelayanan, setiap interaksi merupakan bagian dari pengalaman pasien terhadap rumah sakit,” jelasnya.

Dalam rangkaian pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai konsep service Excellence dan Zero Complain, Personal Value serta materi Teamwork dilanjutkan dengan pemutaran video inspiratif dari karyawan RS Marina Permata serta kegiatan Outing dengan berbagai games ke esokan harinya.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, RS Marina Permata menghadirkan Muhammad Fazeloon, Rahmadsyah serta Diran Marjali sebagai trainer dalam pelatihan tersebut.

Materi disampaikan dengan metode pembelajaran yang interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat dalam diskusi, simulasi, studi kasus, permainan edukatif, dan berbagai aktivitas kelompok. Melalui metode tersebut, peserta diharapkan dapat menghubungkan materi pelatihan dengan kondisi nyata yang mereka hadapi dalam memberikan pelayanan sehari-hari.

M. Fazeloon selaku trainer kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelayanan prima harus dimulai dari pola pikir dan sikap setiap individu. “Pelayanan prima bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga bagaimana kita memberikan pelayanan tersebut. Cara berkomunikasi, bahasa tubuh, kemampuan mendengarkan, empati, serta respons terhadap kebutuhan pasien merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun pengalaman pelayanan,” ungkapnya

Salah satu peserta, Borneo Yuda Pratama, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantu peserta memahami cara memberikan pelayanan yang terbaik dan strategi dalam menghadapi komplain pasien atau keluarga. “Pelatihan ini menambah pemahaman kami tentang bagaimana memberikan pelayanan yang baik, menghadapi komplain, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Selain Service Excellence, kegiatan juga dirangkaikan dengan Capacity Building. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi, kolaborasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh karyawan.

Rumah sakit merupakan organisasi yang melibatkan berbagai profesi dan unit kerja. Pelayanan pasien membutuhkan koordinasi yang baik antara satu bagian dengan bagian lainnya. Karena itu, kemampuan bekerja sama menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus dikembangkan.

Melalui capacity building, peserta diajak untuk membangun kepercayaan, meningkatkan komunikasi, memperkuat kerja sama, serta memahami pentingnya peran masing-masing dalam mencapai tujuan organisasi.

Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada bulan September hingga Desember 2026.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here