Home NEWS Anang Yusanto: Teamwork Jadi Kunci Sukses Operasional Perkebunan Sawit

Anang Yusanto: Teamwork Jadi Kunci Sukses Operasional Perkebunan Sawit

142
0

TANAH BUMBU – PT Eshan Agro Sentosa (EAS) bersama Jhonlin Institute terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 Tahun 2026. Salah satu materi utama dalam pelatihan tersebut menyoroti pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif melalui konsep Excellent Teamwork yang disampaikan Direktur Operasional PT KAM, Anang Yusanto.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe, Selasa (9/6/2026), diikuti 39 peserta dari berbagai unit usaha di lingkungan EAS Group. Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026 dengan fokus pada penguatan kepemimpinan, peningkatan kompetensi teknis, kolaborasi tim, serta penguatan budaya kerja perusahaan.

Asmen Trainer Technical Jhonlin Institute, Diran Marjali, mengatakan program refreshment tersebut dirancang untuk menyegarkan kembali pengetahuan, meningkatkan kompetensi, sekaligus menyelaraskan pemahaman staf operasional terhadap standar kerja dan target perusahaan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat soft skill, pola pikir kepemimpinan, serta budaya kerja yang mendukung peningkatan produktivitas dan kinerja perusahaan,” ujar Diran.

Dalam sesi ketiga pelatihan, Anang Yusanto menegaskan bahwa keberhasilan operasional perkebunan kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kualitas kerja sama antartim dalam organisasi. Menurutnya, teamwork merupakan kemampuan setiap individu untuk bekerja secara efektif dengan tujuan dan komitmen yang sama demi mencapai target perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa operasional perkebunan sawit melibatkan banyak divisi dengan aktivitas yang saling terhubung, sehingga sinergi menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan efektivitas kerja. Karena itu, setiap karyawan dituntut mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan rasa saling percaya dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kemampuan seluruh elemen untuk bekerja bersama dan saling mendukung dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” kata Anang.

Ia juga mengingatkan sejumlah dampak yang dapat muncul apabila teamwork tidak berjalan dengan baik, mulai dari tidak tercapainya target kerja, meningkatnya biaya operasional, munculnya konflik internal, hingga menurunnya produktivitas dan semangat kerja tim.

Untuk membangun tim yang solid dan berkinerja tinggi, Anang memperkenalkan lima pilar utama teamwork, yakni Trust (kepercayaan), Communication (komunikasi), Commitment (komitmen), Respect (saling menghargai), dan Accountability (akuntabilitas). Kelima aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan kolaborasi yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan kerja.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Salah seorang peserta, Syafrizal dari PT KAM 2, menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi di lapangan.

“Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan kami sehari-hari. Saya berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diterapkan di unit kerja masing-masing sehingga mampu meningkatkan kinerja individu maupun tim,” ujarnya.

Melalui rangkaian Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 ini, perusahaan berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kompetensi, memperkuat kepemimpinan, serta membangun budaya kerja yang lebih solid guna mendukung pencapaian target perusahaan secara efektif, profesional, dan berkelanjutan.