Home NEWS Refreshment EAS Group: Ilham Siregar Dorong Pemanfaatan LCC dan Drone di Kebun...

Refreshment EAS Group: Ilham Siregar Dorong Pemanfaatan LCC dan Drone di Kebun Sawit

125
0

TANAH BUMBU – PT Eshan Agro Sentosa (EAS) bersama Jhonlin Institute terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Jhonlin Institute KM 47 Mantewe. Salah satu materi strategis yang menjadi perhatian peserta adalah pembahasan mengenai Legume Cover Crop (LCC) atau tanaman penutup tanah yang disampaikan oleh General Manager PT KAM-2, Ilham Siregar, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 39 peserta dari berbagai unit usaha EAS Group tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi yang berlangsung hingga 14 Juni 2026. Pelatihan dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis, kepemimpinan, serta budaya kerja guna mendukung pencapaian target perusahaan secara lebih efektif dan profesional.

Asmen Trainer Technical Jhonlin Institute, Diran Marjali, menjelaskan bahwa program refreshment ini bertujuan menyegarkan kembali pengetahuan dan keterampilan peserta sekaligus menyelaraskan pemahaman terhadap standar operasional perusahaan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat soft skill, pola pikir kepemimpinan, serta budaya kerja yang mendukung peningkatan produktivitas dan kinerja perusahaan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Ilham Siregar menjelaskan bahwa LCC memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan perkebunan kelapa sawit. Tanaman penutup tanah tersebut berfungsi menjaga kelembapan tanah, mengurangi risiko erosi, menekan pertumbuhan gulma, serta meningkatkan kesuburan tanah melalui kemampuan tanaman legum mengikat nitrogen dari udara.

Selain membahas manfaat agronomis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman penutup tanah yang umum digunakan di perkebunan sawit beserta teknik pengelolaannya agar mampu memberikan hasil yang optimal di lapangan.

Menariknya, Ilham turut memperkenalkan pemanfaatan teknologi drone untuk penyebaran benih LCC. Menurutnya, metode tersebut lebih efektif dan efisien dibandingkan cara konvensional karena mampu menghasilkan sebaran benih yang lebih merata.

“Melalui penggunaan drone, tingkat keberhasilan penyebaran benih dapat mencapai sekitar 80 persen, sehingga proses penutupan lahan menjadi lebih cepat dan optimal,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi berlangsung. Salah seorang peserta, Syafrizal dari PT KAM 2, mengaku materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan operasional di lapangan.

“Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan kami sehari-hari. Saya berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diterapkan di unit kerja masing-masing sehingga mampu meningkatkan kinerja individu maupun tim,” katanya.

Training Refreshment Staff Operasional EAS Group Batch 1 dijadwalkan terus berlanjut hingga 14 Juni 2026 dengan berbagai materi pengembangan kompetensi yang mendukung peningkatan produktivitas, profesionalisme, dan daya saing perusahaan di sektor perkebunan kelapa sawit.