
Tanah Bumbu – PT Dua Samudera Perkasa (DSP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Uji Kompetensi Pengawas Operasional Pertama (POP) dan Pengawas Operasional Madya (POM). Kegiatan yang berlangsung pada 13–16 Juni 2026 tersebut digelar di Jhonlin Office Building dan diikuti sebanyak 29 peserta dari level foreman hingga manajer.
Pelatihan POP dilaksanakan di Ruang Gaharu Lantai 2, sementara pelatihan POM berlangsung di Ruang Bengkira Lantai 6. Seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi oleh PT Sentra Inti Minerba sebagai penyelenggara pendidikan dan pelatihan, serta bekerja sama dengan LSP PMBE dalam pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi peserta. Sebanyak 20 peserta mengikuti program POP dan 9 peserta mengikuti program POM.

Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan setiap pengawas operasional memiliki kompetensi yang sesuai standar industri, khususnya untuk mendukung aktivitas operasional pelabuhan khusus batubara yang dikelola PT Dua Samudera Perkasa di berbagai lokasi kerja.
HR & Implementation Manager PT Dua Samudra Perkasa, Arkhamar Rokhimin, mengatakan bahwa pelaksanaan diklat dan sertifikasi tersebut merupakan langkah nyata perusahaan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks.
“Kami berkomitmen untuk terus mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai standar industri. Melalui kegiatan diklat dan sertifikasi POP serta POM ini, kami ingin memastikan para pengawas operasional memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang memadai dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya di lapangan,” ujarnya.
Menurut Arkhamar, materi pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pengawasan operasional, pengelolaan risiko, serta penerapan sistem keselamatan kerja yang efektif guna mendukung produktivitas perusahaan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan peserta sebagai pengawas operasional di seluruh area kerja PT Dua Samudra Perkasa. Dengan kompetensi yang semakin baik, kami berharap para peserta mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal serta berkontribusi terhadap kelancaran operasional perusahaan,” katanya.
Sementara itu, Amiruddin, peserta dari PT Dua Samudra Perkasa Site Bombana, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan dan sertifikasi POP maupun POM memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan langsung dalam aktivitas operasional sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan ini. Materi yang diberikan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kompetensi kami dalam menjalankan aktivitas operasional, baik di pelabuhan umum maupun pelabuhan khusus,” ungkap Amiruddin.
Ia berharap program pengembangan kompetensi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak karyawan memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan profesional dan sertifikasi yang mendukung pengembangan karier.
Melalui pelatihan ini, PT Dua Samudera Perkasa menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang mengedepankan kompetensi, profesionalisme, dan keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam mendukung operasional pelabuhan batubara yang aman, efektif, dan berkelanjutan.





