
Tanah Bumbu – PT Jhonlin Baratama kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Uji Kompetensi Pengawas Operasional Pertama (POP) yang berlangsung pada 25–28 April 2026. Kegiatan ini digelar di Jhonlin Office Building lantai 2 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memenuhi standar kompetensi di sektor pertambangan.
Sebanyak 25 peserta yang berasal dari berbagai jenjang, mulai dari admin safety, foreman, supervisor hingga manajer, mengikuti program ini. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, pemahaman operasional, serta penguatan aspek keselamatan kerja.
Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan oleh PT Sentra Inti Minerba dengan materi pembekalan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri pertambangan mineral dan batubara. Peserta mendapatkan materi intensif terkait standar kompetensi Pengawas Operasional Pertama, mencakup aspek teknis hingga penerapan prinsip keselamatan kerja di lapangan.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta menjalani uji kompetensi sebagai bagian dari proses sertifikasi profesional yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertambangan Mineral, Batubara, dan Energi.
Manager HRGA PT Jhonlin Baratama, Yuli Eka Sari, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan dan kualitas pengawas operasional.
“Melalui Diklat dan uji kompetensi POP ini, kami ingin memastikan setiap pengawas memiliki standar kemampuan yang terukur dan tersertifikasi. Hal ini penting untuk mendukung operasional yang aman, efektif, dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan regulasi pemerintah serta dukungan terhadap implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP).
“Diklat POP bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan kewajiban regulasi, kebutuhan operasional, sekaligus investasi perusahaan dalam menciptakan pengawas yang kompeten, aman, dan produktif,” tambahnya.
Salah satu peserta, Ahmad Khoirun Ni’am yang menjabat sebagai pit engineer di departemen engineering, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.
“Terima kasih kepada PT Jhonlin Baratama yang telah memberikan kesempatan mengikuti POP. Semoga pelatihan ini dapat memberikan manfaat dan dapat diimplementasikan langsung di lapangan,” katanya.
Ia juga berharap ke depan semakin banyak karyawan yang mendapatkan kesempatan mengikuti sertifikasi lanjutan, seperti POP, POM, maupun POU.
Melalui kegiatan ini, PT Jhonlin Baratama berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh secara konsisten, sehingga mendukung operasional perusahaan yang lebih produktif, aman, dan berkelanjutan.





