
Tanah Bumbu – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Departemen Safety, Health and Environment (SHE) PT Jhonlin Group bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar seminar bertema “Beat Plastic Pollution” di SMKN 2 Simpang Empat, Rabu (30/7/2025).
Kegiatan ini melibatkan sejumlah unit usaha Jhonlin Group seperti JMT, JML, JB, DSP, EAS, JAR, JAM, BCMP, KUD Gajah Mada dan RS Marina. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu hadir sebagai narasumber utama, dengan peserta berasal dari berbagai sekolah di Simpang Empat, di antaranya SMKN 2 Simpang Empat, SMKS Tunas Bangsa, SMKS Al-Hidayah, SMKN 1 Simpang Empat, SMAN 1 Simpang Empat, SMKS Kodeco, dan SMKS Bangun Banua.

Seminar ini mengangkat isu mendesak mengenai pencemaran lingkungan, khususnya dari sampah plastik. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti.ST, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukatif dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup. Sasaran utamanya adalah pelajar, sebagai generasi muda yang diharapkan mampu membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
“Kami berharap dengan kegiatan ini, warga sekolah bisa memahami pentingnya mengurangi sampah plastik dan menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mencakup edukasi tentang bahaya plastik, solusi pengelolaan sampah skala rumah tangga seperti bank sampah, serta ajakan melakukan penghijauan di lingkungan sekitar. Melalui pendekatan interaktif, seminar ini juga membuka ruang diskusi antara pelajar dan pemateri.
Perwakilan SHE Jhonlin Group, Rully Rozano, turut mengajak peserta untuk memulai langkah kecil dari diri sendiri dalam memerangi polusi plastik. “Kita harus menyelamatkan bumi dari sampah plastik. Mulailah dari hal sederhana dan dari diri sendiri,” katanya.
Salah satu peserta, Rousselline Renata Ramadanti dari SMKN 2 Simpang Empat, mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap seminar serupa bisa digelar lebih sering dan menjangkau masyarakat lebih luas. “Ini acara keren banget, bisa nambah relasi dan pengetahuan. Para pematerinya juga inspiratif,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan institusi pendidikan dalam menghadapi tantangan lingkungan global, khususnya polusi plastik.






