Home NEWS PT Dua Samudera Perkasa Peringati Hari Mangrove Sedunia Lewat Aksi Tanam Mangrove

PT Dua Samudera Perkasa Peringati Hari Mangrove Sedunia Lewat Aksi Tanam Mangrove

2
0

BATULICIN – PT Dua Samudera Perkasa (DSP) selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 dengan menggelar aksi penanaman 350 bibit mangrove di kawasan pesisir Pelabuhan Umum Setangga, Senin (27/7/2026). Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat implementasi konsep Green Port di KEK Setangga.

Penanaman dilakukan di area seluas sekitar 400 meter persegi dengan melibatkan berbagai unit usaha Jhonlin Group dan mitra, di antaranya PT Jhonlin Marine Lines (JML), PT Jhonlin Marine Trans (JMT), PT Jhonlin Baratama (JB), PT Jhonlin Agro Mandiri (JAM), PT Jhonlin Agro Raya (JAR), Jhonlin Energi Kalimantan (JEK), EAS Group, PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP), Jhonlin Security Service (JSS), Jhonlin Group (JG), KUD Gajah Mada, serta Sucofindo.

Port General Manager PT Dua Samudera Perkasa, Gendis Prita Novin Sakti Wardana, mengatakan penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir, khususnya di wilayah reklamasi KEK Setangga.

“Penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata kami dalam memperkuat perlindungan kawasan pesisir KEK Setangga. Sebanyak 350 bibit yang ditanam hari ini diharapkan menjadi awal dari program penghijauan yang berkelanjutan sehingga kawasan pesisir semakin hijau, terlindungi dari abrasi, dan ekosistemnya tetap terjaga,” ujar Gendis.

Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Wilmar Santos, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan ekosistem mangrove di seluruh kawasan pelabuhan yang dikelola PT Dua Samudera Perkasa.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan ekosistem mangrove di seluruh area port PT Dua Samudera Perkasa sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan penuh dari manajemen terhadap program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan serta implementasi Green Port di KEK Setangga,” ujar Efgar.

Ia menjelaskan, kawasan pesisir Pelabuhan Umum Setangga merupakan area reklamasi yang membutuhkan vegetasi mangrove untuk memperkuat garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi PT Dua Samudera Perkasa dalam mewujudkan Green Port, yakni pelabuhan yang tidak hanya berorientasi pada operasional dan bisnis, tetapi juga mengedepankan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove yang disampaikan oleh Basma Arfei Pratama, S.F., Supervisor HSE PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon hingga sekitar sepuluh kali lebih besar dibandingkan hutan tropis di daratan. Kemampuan tersebut menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Selain berfungsi sebagai penyerap karbon, mangrove juga menjadi benteng alami yang melindungi kawasan pesisir dari abrasi, gelombang besar, hingga potensi tsunami. Kawasan mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, udang, kepiting, reptil, dan burung yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Basma menambahkan, Indonesia memiliki sekitar 23 persen kawasan mangrove dunia sehingga rehabilitasi melalui penanaman mangrove menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir.

Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, PT Dua Samudera Perkasa berharap semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di seluruh unit usaha Jhonlin Group, para mitra, dan masyarakat. Sebanyak 350 bibit mangrove yang ditanam di KEK Setangga diharapkan menjadi awal dari program penghijauan pesisir yang berkelanjutan sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menciptakan kawasan pelabuhan yang produktif, hijau, dan selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here