
BATULICIN – PT Dua Samudera Perkasa (DSP) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar upacara di Area Pabean Jetty Setangga, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sungai Dua, Kamis (16/7/2026). Mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future”, kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung tema nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.
Peringatan tersebut diikuti jajaran karyawan PT DSP dan dihadiri oleh VP Corporate Human Capital Jhonlin Group Tri Oktaria Wulandari, jajaran direksi perusahaan di lingkungan Jhonlin Group, perwakilan PT Arutmin Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang diwakili Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Indah Maya Suryanti, ST.

Direktur Utama PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum memperkuat budaya perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari keberlangsungan bisnis.
Menurutnya, sebagai perusahaan yang bergerak di sektor operasional pelabuhan batu bara, PT DSP memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari produktivitas dan pencapaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas lingkungan, melindungi ekosistem, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.
Efgar mengajak seluruh insan PT DSP menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai karakter dan budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas, sejajar dengan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan housekeeping yang baik, pencegahan tumpahan oli dan bahan bakar, pengendalian debu batu bara, pengelolaan limbah B3 maupun non-B3 sesuai ketentuan, efisiensi penggunaan air dan energi, serta menjaga kualitas air dan udara di sekitar kawasan pelabuhan.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Indah Maya Suryanti mengapresiasi PT DSP yang menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ia mengatakan tema yang diusung PT DSP selaras dengan arah kebijakan nasional dalam menghadapi tantangan triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Menurutnya, persoalan tersebut hanya dapat diatasi melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Indah juga menyoroti pengelolaan sampah yang kini menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar. Ia mengingatkan bahwa mulai 1 Agustus 2026, tempat pemrosesan akhir (TPA) di Indonesia hanya diperbolehkan menerima sampah residu sehingga penerapan prinsip pilah dan olah harus menjadi budaya bersama.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen pelestarian lingkungan, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta penyerahan bibit tanaman kepada perwakilan port PT DSP sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan dan pelestarian lingkungan di kawasan operasional perusahaan.





