Home NEWS PT Dua Samudera Perkasa Tingkatkan Kompetensi Loading Master

PT Dua Samudera Perkasa Tingkatkan Kompetensi Loading Master

81
0

BATULICIN – PT Dua Samudera Perkasa (DSP) terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang operasional kepelabuhanan melalui Training dan Sertifikasi Loading Master yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026, di Gedung Jhonlin Office Building (JOB). Kegiatan ini bekerja sama dengan Port Academy sebagai penyedia pelatihan dan menghadirkan instruktur maritim dan logistik berpengalaman guna meningkatkan profesionalisme personel di lapangan.

Pelatihan diikuti oleh 14 karyawan PT Dua Samudera Perkasa yang berasal dari berbagai area operasional, yakni Tersus Bunati, Tersus Sungai Dua, Tersus Batu Ampar, Tersus BCMP, Tersus Batu Engau, dan Terum Paria. Seluruh peserta mengikuti pembelajaran teori, praktik, serta proses sertifikasi guna memenuhi kompetensi sebagai Loading Master sesuai standar yang berlaku.

HR & Implementation Manager PT Dua Samudera Perkasa, Arkhamar Rokhimin, mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan merupakan karyawan yang telah mendapatkan kepercayaan perusahaan untuk menjalankan peran sebagai Loading Master. Karena itu, peserta diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh agar memiliki kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Perusahaan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ikuti setiap materi dengan serius, aktif bertanya, dan siapkan diri menghadapi proses evaluasi sehingga nantinya mampu menjalankan tugas sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mengikuti pre-test sebagai evaluasi awal, dilanjutkan pembelajaran intensif pada hari pertama dan kedua, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Pada hari terakhir, peserta menjalani ujian akhir yang meliputi tes tertulis secara offline dan sesi wawancara secara online sebagai bagian dari proses sertifikasi.

Proses sertifikasi dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga kompetensi peserta diuji dan diakui secara nasional.

Instruktur Maritim dan Logistik Port Academy, Jaffray Wangka, menjelaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada tugas dan tanggung jawab seorang Loading Master, mulai dari memastikan keselamatan operasional pemuatan, menyusun loading sequence, berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, hingga memastikan proses pemuatan berjalan sesuai prosedur serta arahan Chief Officer dan Ship Master.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penyusunan loading plan, penentuan target loading rate, pengaturan distribusi muatan pada setiap cargo hold, serta koordinasi dengan operator floating crane untuk memastikan proses bongkar muat berlangsung aman, efisien, dan sesuai prosedur keselamatan kerja.

Jaffray menambahkan, seorang Loading Master dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik karena akan berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk awak kapal dari luar negeri. Oleh sebab itu, profesionalisme harus dibangun melalui pengetahuan, keterampilan, dan kemauan untuk terus belajar agar mampu menjalankan operasional secara aman dan efektif.

Menurut Jaffray, metode pembelajaran yang diterapkan tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, tetapi juga dilengkapi dengan studi kasus yang harus diselesaikan peserta. Pendekatan tersebut bertujuan mengukur sejauh mana pemahaman peserta sekaligus memastikan seluruh materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara langsung dalam pekerjaan sehari-hari.

“Harapan kami setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu menerapkan seluruh pengetahuan sesuai tugas dan tanggung jawabnya sebagai Loading Master. Dengan implementasi yang baik, perusahaan dapat meminimalkan kesalahan operasional, meningkatkan efisiensi, menekan biaya, serta memperkuat budaya keselamatan kerja sehingga target zero accident dapat diwujudkan,” katanya.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, PT Dua Samudera Perkasa berharap seluruh peserta memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam operasional sehari-hari. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berorientasi pada keselamatan kerja guna mendukung operasional kepelabuhanan yang aman, efisien, dan berdaya saing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here