
Tanah Bumbu – PT Dua Samudera Perkasa (DSP) bersama PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP) menggelar Training Pengelolaan Limbah B3 dan LB3 di Lantai 6 Jhonlin Office Building, Selasa (12/5/2026). Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 65 peserta, termasuk delapan peserta yang bergabung secara daring melalui Zoom dari PT DSP Port Bombana, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di sektor pertambangan dan operasional pelabuhan.
Direktur Utama PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, menegaskan perusahaan memiliki visi besar menjadikan DSP sebagai benchmark dalam penerapan K3 serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Menurutnya, seluruh pekerja memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin, aman, dan peduli terhadap lingkungan.
“Setiap aktivitas industri pasti memiliki dampak terhadap lingkungan. Karena itu, seluruh pekerja harus memahami bagaimana mengelola limbah B3 dengan baik agar tidak membahayakan manusia maupun alam sekitar,” ujar Efgar Welmar Santos.
Ia menambahkan, pengelolaan limbah yang tepat tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Efgar berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan langsung di area kerja.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT BCMP, Surya Darma, menyampaikan bahwa pelatihan lingkungan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman pengawas terkait pengelolaan lingkungan, sistem pelaporan, hingga tindak lanjut di lapangan. Menurutnya, seluruh rantai operasional mulai dari produksi hingga pengapalan membutuhkan sinergi seluruh tim agar berjalan sesuai regulasi dan standar lingkungan.
Dalam pelatihan tersebut, para pemateri dari tim HSE PT BCMP memaparkan berbagai materi penting terkait pengelolaan lingkungan di area operasional perusahaan. Edil Lesmana membahas pengenalan dasar B3 dan limbah B3, mulai dari karakteristik, sumber limbah, dampak terhadap lingkungan, hingga pentingnya kepatuhan regulasi. Surya Darma turut menyampaikan konsep go green dan penghijauan area kerja sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan operasional. Sementara itu, Basma Arfei Pratama Sf memaparkan sistem pengolahan air limbah melalui settling pond untuk mengendalikan sedimen dan kualitas air, sedangkan Mahmud Said S.T menjelaskan terkait pencemaran air, udara, dan tanah beserta strategi pengendaliannya di lingkungan industri pertambangan.
Melalui pelatihan ini, PT DSP dan PT BCMP berharap seluruh pekerja semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah dan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan. Selain memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan operasional perusahaan yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di tengah tantangan industri pertambangan saat ini.





